Vitamin Otak OSB

Partner Bank

1. BANK BRI 6075-01-004967-53-8
an. Ismail Marzuki

2. BANK BNI Syariah 0414864417
an. Ismail Marzuki

3. BANK MANDIRI Syariah 7074600454
an. Ismail Marzuki

Our Partners

Rabu, 15 November 2017

OSB; Vitamin Kecerdasan Anakku


Si Azra anak saya yang baru kelas 1 SD sudah bisa minum kapsul OSB. Padahal usianya baru 6 tahun. Kalo mau minum OSB Kapsulnya pamer di depan abinya.

"Bi, lihat nih. Azra sudah bisa minum kapsul OSB", pamernya di hadapan saya.

Saya dan istri bersyukur banget anak sekecil itu sudah bisa minum kapsul. Awalnya saya kasih OSB Kids yang bentuknya sirup. Tapi sekarang maunya yang kapsul. OSB Kids-nya untuk Mahira adiknya.

Kemampuannya dalam mengikuti kegiatan belajar di kelas sudah terlihat lebih baik di banding teman sekelasnya yang rata-rata berumur 7 tahun. Kemampuan menghitung dan membacanya semakin meningkat.

Apalagi dalam hal menggambar. Bakat seninya bisa dilihat dari detail gambar yang ia buat. Menggambar mobil truck paling ia suka. Sekarang sedang senang menggambar dinosaurus yang dilihatnya di video YouTube.

Adiknya, Mahira juga cepat dalam menirukan kata-kata lawan bicaranya. Kelancaran bicaranya begitu cepat untuk anak umur 17 bulan. Meskipun kalo dikasih OSB Kids hanya sedikit yang ia telan. Hehehe...

Sebagai orang tua tentu sangat senang melihat anak-anaknya cepat dalam belajar sesuatu. Kami yakin berkat wasilah OSB Kapsul dan OSB Kids, anak-anak kami menjadi lebih cepat mengingat dan mengikuti apa yang dilihat, apa yang didengar dan dirasakannya.

OSB Kids dan Kapsul telah membantu para orang tua yang menginginkan buah hatinya lebih fokus dan konsentrasi dalam belajarnya.

Prestasi yang bagus hanyalah efek dari anak-anak yang selalu fokus dan konsentrasi dalam belajar. Doakan mereka agar menjadi generasi sholeh dan sholehah yang cerdas lahir dan batinnya.

#vitaminotakOSB

#nutrisiosb
Read More

Selasa, 07 November 2017

Rezeki Sudah Diatur Allah


Rezeki itu sudah Allah siapkan untuk kita. Tinggal bagaimana cara kita menariknya.
Tahu permainan boomerang? Rezeki akan datang seperti permainan boomerang. Tergantung bagaimana kita memainkannya.

Kalo ada yang marah dengan kita, jangan balas dengan kemarahan lagi. Karena kemarahan yang kita luapkan akan mengakibatkan rezeki kita berkurang bahkan menjauh. Tetaplah tenang dan balas dengan mendoakan kebaikan untuknya.

Jangan sampai ucapan dan tindakan kita membuat marah orang lain. Karena semua itu akan merusak jaringan magnet rezeki kita. Seperti magnet, ada kutub yang bisa menarik dan yang menolak. Marah seperti kutub magnet yang menolak. Rezeki bukannya kita tarik malah kita tolak dengan kemarahan kita.

Layaknya seperti boomerang, semua yang keluar dari lisan kita akan kembali kepada diri kita. Oleh karenanya mulai sekarang bicaralah yang baik-baik. Karena ucapan itu adalah do'a.

Kalo kita marah, maka marah pula rezeki kita dan tidak mau mendekat. Kalo kita kesal, kesal pula rezeki kita. Kalo kita senang, rezeki kitapun akan dengan senang mendekati kita.

Rezeki manusia ada di kebahagiaan dan kemuliaan orang lain. Kita bahagiakan dan muliakan orang lain, insya Allah rezeki kita mengejar diri kita.

Semoga bermanfaat
Read More

Senin, 09 Oktober 2017

Konsep Rezeki

Rezeki itu sudah ada takarannya dan pasti tidak akan tertukar. Semua makhluk yang Alloh ciptakan di dunia ini sudah pasti dapat rezeki, ga mungkin ga dikasih rezeki.

Hanya saja untuk menjemput rezekinya dibutuhkan sebuah ikhtiar. Itu sunnatullahnya. Kalau mau dapat rezeki ya harus usaha. Ikhtiar itu bentuknya ada dua, ada ikhtiar yang baik dan ada ikhtiar yang buruk. Ikhtiar yang baik pasti hasilnya juga baik dan ikhtiar yang buruk pasti hasilnya juga buruk.

Satu hal yang harus digaris-bawahi adalah:
"MAU PAKAI IKHTIAR YANG BAIK ATAU YANG BURUK SEKALIPUN, TAKARAN REZEKI KITA TIDAK AKAN BERTAMBAH JUMLAHNYA".

Jangan berpikir dengan ikhtiar yang buruk maka rezeki kita jauh akan lebih besar, daripada menggunakan ikhtiar yang baik. Misal dengan korupsi seseorang bisa mendapatkan rezeki 2 Milyar, kalau tidak korupsi mana bisa dapat 2 Milyar?

Bukan seperti itu konsep rezeki. Sebenarnya orang tersebut bisa mendapatkan 2 Milyar juga dengan cara yang baik, hanya saja orang tersebut tidak mau bersabar dan berpikir untuk mendapatkannya dengan ikhtiar yang baik sehingga menggunakan ikhtiar yang buruk untuk menjemput rezekinya.

So, pahami dulu konsep dalam menjemput rezeki agar rezeki yang kita dapatkan halalan thoyyiban dan jangan sekali-kali memberi makan keluarga kita dengan rezeki yang tidak baik. Nafkahi keluarga dengan rezeki yang baik jika kita menginginkan anak cucu kita menjadi orang baik.

Semoga bermanfaat.
Tulisan Muhammad Husnan
Read More

OSB Video Part 1

OSB Video Part 2

OSB Video Part 3

Tayangan Laman

Visitors

© 2016 Vitamin Otak OSB. Designed by Bloggertheme9
Powered by Blogger.